Google
 

Minggu, 03 April 2011

Tulip Mania 1637

Alphard hitam kinclong yang masih gres itu baru saja berhenti di halaman rumah Opa Pandjaitan. Opa sudah tau kalau yang akan turun dari mobil itu adalah kedua cucu kesayangannya: Jack dan Rasya, sebab malam kemarin Jack mengirim pesan singkat ke hape Opa, "Opa, besok jam 3 sore Kami maen ksana."
Setelah turun dari mobil, Jack dan Rasya langsung berjalan ke arah Opa berdiri dan mencium tangan Opa.

"Apa kabar Opa? Lama ga maen ke sini jadi kangen sama Opa," sapa Rasya dengan hangat.

"Iya, Opa juga kangen sama kalian," kata Opa sambil memberikan senyuman khasnya.

"Opa cerita lagi dong, kami sudah ga sabar ingin dengar cerita pengalaman Opa," pinta Jack dengan muka sedikit memelas.

Kamis, 27 Januari 2011

Dampak Krisis Finansial (3)

Pada umumnya, publik memahami bahwa dampak krisis finansial hanya sebatas pada bidang ekonomi saja, baik sektor finansial itu sendiri maupun sektor riil. Misalnya: kejatuhan harga saham dan indeks harga saham gabungan, jatuhnya nilai tukar mata uang dalam negeri terhadap mata uang asing, kenaikan harga sembako dan kebutuhan lain secara drastis, kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM), kenaikan Tarif Dasar Listrik (TDL), dan kenaikan ongkos angkutan publik. Namun, disamping itu semua, krisis finansial juga akan berdampak pada bidang lain, baik ideologi, politik, sosial, budaya, bahkan pertahanan dan keamanan. Intinya, krisis finansial akan membawa krisis multidimensi. Anda tidak percaya? Mari kita ulas bersama.

Rabu, 26 Januari 2011

Dampak Krisis Finansial (2)

Krisis finansial pasca krisis fiskal di Yunani terasa kecil pengaruhnya terhadap ekonomi Indonesia. Hal ini terjadi karena eksisnya integrasi jaringan produksi (production network) dimana negara-negara di Asia Tenggara banyak mengekspor bahan mentah dan barang antara ke pusat-pusat jaringan produksi seperti Cina, Korea, dan Jepang. Walau demikian, karena konsumen akhir dari barang jadi itu juga negara-negara maju, rakyat Indonesia secara tak langsung merasakan dampaknya. Produk ekspor yang mengalami dampak akibat tingginya persaingan di pasar internasional terkait dengan pelemahan pasar di AS, Uni Eropa, dan Jepang antara lain tekstil, produk tekstil (TPT), produk karet, produk kayu, pulp dan kertas, minyak sawit, serta produk-produk logam. Di sisi lain, sebagai pasar yang sangat potensial Indonesia kini makin kebanjiran produk impor terutama dari Cina, India, Singapura, dan negara Asia lainnya yang mengalihkan pasar utama mereka dari AS dan Eropa ke Asia. Produk tersebut antara lain TPT, baja, produk elektronik, keramik, makanan dan minuman, serta produk kayu.
 

Senin, 24 Januari 2011

Dampak Krisis Finansial (1)

Pada postingan yang lalu, saya bercerita tentang seorang pengusaha yang terkena dampak destruktif krisis finansial. Sebenarnya, tak hanya pengusaha saja yang merasakan dampak tertentu jika terjadi krisis finansial, tetapi--sadar maupun tidak sadar--setiap individu juga akan mengalami dampak yang destruktif itu. Dampak krisis finansial yang nyata dirasakan oleh masyarakat luas adalah kenaikan harga barang-barang kebutuhan hidup. Sebagian besar rakyat Indonesia tidak ada hubungan langsung dengan sebab krisis tetapi rakyatlah yang menjadi pihak paling menderita. Rakyat seperti ikut menanggung penderitaan akibat kekeliruan para pelaku utang Ponzi di sektor keuangan. Serangan krisis finansial tak hanya mengancam keamanan nasional, tetapi juga menjadi ancaman bagi keamanan individu (human security). Krisis finansial akan menimbulkan penderitaan manusia (human suffering) yang luar biasa, bahkan penderitaan yang lebih dahsyat lagi ketimbang penderitaan yang diderita rakyat akibat perang fisik. Penderitaan yang lebih parah itu adalah setiap individu kehilangan peluang (opportunity lost) untuk hidup lebih sejahtera.
 

Rabu, 19 Januari 2011

Hilang Potensi Keuntungan

Hujan masih turun sangat deras. Petir yang menggelegar semakin membuat suasana siang itu tambah suram. Sempat terlintas dalam pikiran Bimo untuk menunda saja rencana pertemuannya dengan Pak Bukhori. Tapi itu tidak mungkin ia lakukan, sebab besok beliau akan kembali ke Muaro Bungo. Tak sabar menanti hujan reda, Bimo pun mengenakan jas hujan biru yang baru dibelinya minggu lalu, dan menyalakan sepeda motor butut kesayangannya.

“Brrrmmmm…”, Bimo berangkat melesat menembus hujan dan angin kencang demi menepati janjinya.

Tiba di parkiran hotel, Bimo segera melepas jas hujannya yang basah dan mengunci cakram depan dengan gembok khusus cakram sepeda motor.

“Alhamdulillah, 30 menit perjalanan, sekarang aku sampai dengan selamat,” syukur Bimo dalam hati.

Minggu, 02 Januari 2011

Resolusi 2011: Sadar Krisis Finansial

Kita sudah berada di awal tahun 2011. Saya ucapkan selamat tahun baru untuk Anda semua pembaca blog ini. Semoga Anda lebih sukses dan lebih sejahtera pada tahun ini. Mungkin Anda sudah memiliki resolusi sendiri atau target-target tertentu yang ingin Anda capai pada tahun 2011. Seperti Anda, saya pun punya target yang ingin saya capai, berbagi pengetahuan mengenai krisis finansial atau yang lebih dikenal oleh masyarakat kita sebagai krisis moneter (krismon) salah satunya. Saat ini belum banyak masyarakat kita yang memiliki kesadaran dan kewaspadaan yang tinggi terhadap krisis finansial. Hal ini bisa terjadi karena memang minim sekali informasi yang beredar mengenai krisis finansial dan tak banyak akademisi bidang ekonomi maupun praktisi keuangan yang membahasnya. Di tahun 2011 ini kita akan kupas tuntas fenomena krisis finansial, apa saja dampaknya terhadap kehidupan kita, bagaimana sejarahnya, apa penyebabnya, bagaimana solusi pencegahannya, dan bagaimana idealnya kita bersikap jika krisis sudah terlanjur terjadi dan mengakibatkan dampak yang sangat parah terhadap diri Anda, perusahaan Anda, dan negara kita tercinta, Indonesia.

Senin, 30 Agustus 2010

5 Cara Memperoleh Ridho Alloh SWT Dalam Berbisnis

Dalam bahasan yang lalu telah kita bicarakan syarat memulai usaha dengan benar, salah satunya adalah meminta Ridho Alloh SWT. Ridho Alloh sangat penting sebagai langkah pertama dalam memulai usaha. Seberapa besar pentingnya? Jauh lebih penting meminta ridho Alloh daripada membuat perencanaan usaha. Kalau Alloh sudah ridho, maka apa pun bisnis yang akan kita jalankan nantinya insya Alloh akan sukses dengan mulus dan langgeng. Kali ini akan kita bahas secara lebih detil bagaimana teknisnya agar kita memperoleh ridho Alloh SWT dalam berbisnis?

Selasa, 24 Agustus 2010

2 Syarat Memulai Usaha Dengan Benar

Do it now, start it right. Begitulah motto yang pernah dipopulerkan oleh salah satu perusahaan pemasaran berjenjang terkemuka di Indonesia. Dalam memulai usaha atau berbisnis memang harus dilakukan tindakan nyata. Namun, tindakan yang dilakukan itu tidak cukup hanya dengan mengandalkan kecepatan atau dilakukan sesegera mungkin, tetapi juga harus dilakukan dengan benar. Bila langkah awal yang diambil dalam memulai usaha itu cepat tetapi kurang tepat, maka hal itu akan membawa konsekuensi yang riskan bagi kesinambungan bisnis di masa depan. Tentu kita ingin usaha berjalan langgeng tanpa dihantui rasa takut dan khawatir bahwa akan ada sesuatu di luar kehendak kita yang akan mengganggu jalannya bisnis kita atau bahkan menyebabkan keruntuhan perusahaan. Bagaimana cara memulai bisnis dengan cepat, tepat, dan selalu aman dari risiko kegagalan? Mari kita bahas.
Sebelum kita memulai membuka sebuah usaha atau menjalankan bisnis, apa pun bidang bisnis yang akan dilakoni, kita perlu mengetahui dan mematuhi syarat-syarat agar bisnis itu nantinya berjalan lancar dan langgeng. Kalau pun Anda bingung memilih bisnis apa yang akan Anda tekuni, Anda pun perlu mematuhi syarat-syarat ini agar Anda dapat menentukan dengan tepat jenis bisnis apa yang terbaik buat Anda. Ada 2 (dua) syarat yang harus kita penuhi:

  1. Meminta ridho Alloh SWT

    Ada banyak cara orang memulai berbisnis. Ada yang memulainya dengan membentuk mindset pengusaha atau mindset sukses terlebih dahulu, ada yang memulai dengan membuat rencana bisnis, bahkan ada pula yang langsung memulai bisnis tanpa rencana alias trial and error. Satu hal yang perlu kita pahami sejak awal adalah bahwa Alloh SWT merupakan Tuhan Yang Maha Kuasa dan Maha Berkehendak, hanya Alloh saja yang akan menentukan jalannya bisnis kita di masa depan. Sukses atau gagal bisnis kita tergantung kehendak Alloh SWT. Kalau Alloh berkehendak agar bisnis kita berjalan sukses sekaligus langgeng, maka seperti itulah yang akan terjadi. Begitu pula sebaliknya, jika Alloh berkehendak bisnis kita gagal, ambruk, bangkrut, tumbang di tengah kompetisi sengit dunia usaha, maka itulah yang akan terjadi.Sekarang, apakah Anda sudah melihat kunci utama langkah pertama memulai bisnis ini? Ya, kuncinya ada pada kehendak Alloh SWT. Tentu kita ingin Alloh berkehendak baik terhadap jalannya bisnis kita. Nah, dengan demikian, langkah pertama kita dalam memulai bisnis, apa pun itu bidang bisnisnya, yang perlu kita lakukan adalah meminta ridho Alloh SWT. Kalau Alloh sudah ridho, maka apa pun bisnis yang akan kita jalankan nantinya insya Alloh akan sukses dengan mulus dan langgeng. Lalu bagaimana teknisnya agar kita memperoleh ridho Alloh SWT dalam berbisnis? Akan kita bahas pada postingan berikutnya
  2. Sedekah 10%

    Bersedekahlah setidaknya 10% dari modal yang Anda siapkan untuk memulai usaha. Jika Anda ingin menjalankan usaha dengan moderat alias bisnis modal dengkul dan urat, maka bersedekahlah ke fakir miskin dan anak yatim sebesar minimal 10% dari keuntungan, laba, atau profit yang Anda inginkan setiap bulannya. Inilah konsep yang saya sebut dengan istilah SBD (Sedekah Bayar di Depan). Inilah konsep yang tidak akan pernah dipahami oleh orang yang menggunakan otak kiri untuk memulai usaha. Logika otak kiri manusia akan mengatakan bahwa sukses dulu berbisnis, dapat untung, baru sedekah. Padahal, banyak para konglomerat dunia yang memulai berbisnis dengan memberdayakan kemampuan otak kanan mereka. Logika otak kanan berbeda dengan otak kiri. Logika otak kanan akan mengatakan sebaliknya: Sedekah dulu, nanti dapat untung atau profit besar, baru sukses kemudian.

Loh, koq cuma dua aja sih? Sesederhana itukah? Bagaimana dengan ide bisnis, rencana bisnis, dll? Apa kita tidak perlu menyusun rencana terlebih dahulu? Begini Saudara, kalau Alloh SWT sudah ridho dan simpati dengan Anda, maka segala sesuatu yang mendukung dan memudahkan Anda dalam memulai bisnis akan datang dan muncul secara ajaib. Ide bisnis, modal, rencana, bahkan akses ke jalur-jalur yang memperlancar Anda menuju kesuksesan akan dibukakan oleh Alloh seluas-luasnya untuk Anda. Buatlah agar diri Anda menjadi pantas di hadapan Alloh SWT sebagai orang yang berhak mendapat petunjuk dan bantuan-Nya. Jika Anda sudah pantas, maka keajaiban bisnis akan menghampiri Anda.

Rabu, 18 Agustus 2010

7 Cara Melakukan Tobat

Melanjutkan bahasan Kita terdahulu mengenai Penyebab Timbulnya Masalah Kehidupan, banyak di antara Kita tau kata “tobat”, tetapi banyak pula yang belum tau teknis atau cara yang tepat untuk bertobat. Tobat merupakan proses penting dalam upaya Kita untuk melepaskan diri dari segala permasalahan pelik yang melanda hidup Kita. Sebagian orang mungkin menganggap remeh perihal tobat, tetapi percayalah bahwa tidak ada solusi lain kecuali bertobat dan kembali ke jalan yang diridhoi Alloh SWT agar Kita dapat menyelesaikan semua masalah. Kali ini Kita akan membahas 7 Langkah Melakukan Tobat. Berikut ini langkah-langkahnya:

  1. Benahi Dahulu Sholat Kita
  2. Berniatlah dalam hati untuk melakukan Taubatan Nasuha (tobat sebenar-benarnya tobat). Menyempurnakan ibadah sholat merupakan langkah pertama Kita untuk bertobat. Bagi Wanita, Anda boleh melakukan solat di rumah saja, atau tidak perlu datang ke masjid. Bagi Pria, Anda harus sholat tepat waktu dan berjamaah di masjid. Ini langkah mutlak yang harus dilakukan. Sebab, dengan melakukan langkah ini berarti Kita menomorsatukan Alloh SWT, dan Kita mengakui bahwa hanya Alloh SWT-lah satu-satunya Bos yang wajib dipatuhi perintah-Nya tanpa ada alasan apa pun. Langkah ini merupakan awal Kita untuk menarik simpati Alloh SWT.
  3. Lakukan Sholat Sunnah Rawatib
  4. Cara berikutnya untuk menyempurnakan sholat wajib Kita adalah dengan melakukan Sholat Sunnah Rawatib: Qobliyah dan Ba’diyah. Kebanyakan dari Kita selalu menganggap remeh sholat sunnah rawatib. Nah, mulai saat ini, jangan anggap enteng sholat sunnah Rawatib, sebab ini merupakan bagian dari langkah menyempurnakan sholat Kita agar Kita dapat segera keluar dari segala masalah yang melilit hidup.
  5. Lakukan Sholat Sunnah Taubat
  6. Kita perlu melakukan Sholat Taubat sebelum Sholat Tahajud di malam hari. Setelah Kita selesai melakukan Sholat Taubat, berdoalah kepada Alloh SWT. Dalam doa Anda, pastikan Anda meminta ampun kepada Alloh SWT atas dosa besar yang pernah Anda perbuat dengan menyebutkan dosa Anda itu secara detil. Lalu berjanjilah kepada Alloh SWT untuk tidak lagi mengulangi perbuatan itu. Dalam doa Anda, pastikan Anda memohon ampun dengan detil dan jelas apa dosa besar yang pernah Anda lakukan. Misalnya, Anda dulu pernah pergi ke dukun. Jangan cuma berdoa seperti ini: “Ya Alloh, ampunilah dosaku.” Ingatlah bahwa Alloh SWT adalah Bos Anda Yang Paling Besar, Anda tidak bisa seenaknya memberikan perintah kepada Bos Anda, apalagi kepada Yang Maha Besar. Yang harus Anda lakukan bukanlah memerintah, tetapi menarik simpati. Pujilah Alloh SWT terlebih dahulu, baru kemudian ucapkan permohonan maaf Anda secara detil. Berdoalah seperti ini misalnya: “Ya Alloh Yang Maha Pengampun, Yang Maha Pemaaf, ampunilah hamba yang dulu pernah pergi ke dukun. Sungguh Ya Alloh, waktu itu hamba tidak sadar kalau ternyata perbuatan hamba termasuk dalam dosa besar yakni Syirik. Sungguh hamba tidak pernah bermaksud menyekutukan Engkau Ya Alloh Yang Maha Bijaksana. Sekarang hamba sadar kalau perbuatan hamba itu salah, maka ampunilah, maafkanlah hamba-Mu yang berdosa ini.”
  7. Lakukan Sholat Sunnah Tahajud
  8. Setiap pukul 02.30 dini hari, Kita harus bangun dari tidur untuk melakukan Sholat Tahajud. Lakukanlah Sholat Tahajud sebanyak yang Anda mampu lakukan. Jika Anda mampu 8 rakaat, lakukanlah sebanyak itu. Yang penting, Anda selalu menganggap bahwa sholat Tahajud dua rakaat itu belum cukup untuk menyelesaikan semua permasalahan Anda. Anda perlu melakukannya sebanyak mungkin. Setelah selesai sholat Tahajud, berdoalah kepada Alloh SWT. Dalam doa Anda, pastikan Anda meminta dengan detil dan jelas apa yang Anda inginkan. Misalnya, Anda ingin hutang Anda lunas. Jangan cuma berdoa seperti ini: “Ya Alloh, lunasilah hutangku.” Ingatlah bahwa Alloh SWT adalah Bos Anda Yang Paling Besar, Anda tidak bisa seenaknya memberikan perintah kepada Bos Anda, apalagi kepada Yang Maha Besar. Yang harus Anda lakukan bukanlah memerintah, tetapi menarik simpati. Pujilah Alloh SWT terlebih dahulu, baru kemudian ucapkan permintaan Anda secara detil. Berdoalah seperti ini misalnya: “Ya Alloh Yang Maha Penolong, Yang Maha Kuasa, tolonglah hamba melunasi hutang hamba sebesar Rp 100 juta kepada si Fulan sebelum tanggal 11 September 2010.” Kenapa Kita perlu meminta kepada Alloh SWT dalam doa Kita secara detil? Karena itulah salah satu cara menyadari bahwa Kita adalah makhluk Alloh yang serba terbatas dan hanya Alloh-lah satu-satunya tempat Kita meminta, hanya Alloh-lah satu-satunya harapan Kita untuk memenuhi dan mewujudkan permintaan Kita. Dengan demikian Kita bisa semakin memperjelas penghambaan Kita terhadap Alloh SWT. “Meminta hanya kepada Alloh SWT” juga menjadi bagian dalam proses Tobat Kita.
  9. Lakukan Sholat Sunnah Dhuha
  10. Lakukanlah sholat Dhuha sebanyak yang Anda mampu. Setelah selesai sholat Dhuha, berdoalah kepada Alloh SWT. Dalam doa Anda, pastikan Anda meminta dengan detil dan jelas apa yang Anda inginkan, seperti yang telah Anda sebutkan setelah Anda melakukan sholat Tahajud.
  11. Menarik Simpati Orang Tua
  12. Beri hadiah atau sesuatu kepada kedua orang tua Anda. Setelah Anda berupaya menarik simpati Alloh SWT, Anda perlu menarik simpati kedua orang tua Anda. Berikan mereka sesuatu yang mereka suka, mereka butuhkan, atau sesuatu yang bisa membuat mereka bahagia. Setelah mereka bersimpati kepada Anda, mintalah mereka agar mendoakan Anda supaya masalah Anda segera selesai.
  13. Sedekah >10%
  14. Sedekah >10% dari penghasilan Anda. Ini yang mungkin sulit Anda lakukan, karena di dalam alam pikiran bawah sadar Anda telah tertanam konsep 2,5%. Yang perlu Anda lakukan adalah mengubah paradigma ini. Percaya dan yakinlah bahwa semakin besar jumlah atau persentase sedekah Anda, maka itu akan semakin mempercepat penyelesaian masalah Anda. Percaya dan yakinlah bahwa rezeki Anda akan selalu dijamin oleh Alloh SWT jika Anda meningkatkan kuantitas sedekah Anda. Temukanlah anak-anak yatim dan fakir miskin di sekitar Anda. Berikan mereka uang atau sesuatu yang nilainya 20% dari penghasilan Anda, atau 20% dari harta yang Anda miliki, lalu perhatikan apa yang terjadi… (hahaha.. Pak Mario Teguh, izinkan saya pake istilah Bapak).

Kalau sekarang Anda tidak memiliki masalah apa pun, Anda patut bersyukur kepada Alloh SWT. Kalau suatu saat nanti Anda mengalami masalah yang pelik, silakan kembali ke blog ini untuk melihat teknik melakukan tobat. Semoga kita semua senantiasa mendapat ampunan dan kasih sayang Alloh SWT.

Jumat, 13 Agustus 2010

Penyebab Timbulnya Masalah Kehidupan

Apa yang Anda alami saat ini? Rezeki seret, selalu ditimpa musibah, jauh dari jodoh, hidup serba kekurangan, selalu dihantui kesulitan, atau terlilit hutang? Apa pun kesulitan yang Anda rasakan, itu semua pasti ada penyebabnya. Sekarang coba bayangkan lantai rumah Anda. Suatu hari, di lantai itu banyak air tergenang. Karena Anda tidak mau lantai Anda kotor atau basah karena air, maka Anda pel lantai itu. Keesokan harinya, turunlah hujan. Lantai Anda kembali digenangi air. Anda pel lagi lantai itu, kemudian selesailah masalah lantai yang tergenang air pada hari itu. Esok harinya, hujan kembali turun, dan lantai Anda kembali tergenang air lalu Anda pel lagi lantainya sampai kering. Begitu seterusnya, setiap kali lantai itu basah, Anda pel dan pel lagi sampai kering. Artinya, akar permasalahannya belum Anda selesaikan, ya kan?

Coba Anda lihat ke atas, cari dimana sumber yang mengakibatkan air terus menggenangi lantai Anda ketika turun hujan. Ya, kali ini Anda benar. Ternyata atap rumah Anda bocor. Untuk mengatasi hal ini, yang perlu Anda lakukan hanyalah menutup kebocoran di atap itu. Kalau atap yang bocor itu sudah Anda tutup, insya Alloh masalah lantai yang tergenang air tidak akan mengganggu Anda lagi. Masalah air yang tergenang di lantai hanyalah simbol atau perumpamaan dari semua masalah yang kita alami dalam hidup ini. 

Masalah yang sama akan terus menerus datang jika kita tidak berupaya mengatasi akarnya. Lalu apa sebenarnya akar permasalahan dalam kehidupan kita? Seperti cerita perumpamaan lantai yang tergenang air, kita terlalu fokus dengan masalah di bawah, sementara kita lupa melihat ke atas, melihat sesuatu yang lebih tinggi dari kita, zat Yang Maha Tinggi. Kita lupa bahwa masalah kita di dunia ada pembuatnya, ada yang mengendalikan masalah itu, Dia-lah Alloh SWT. Alloh ciptakan masalah itu agar kita ingat kepada-Nya, kembali ke jalan-Nya, kembali melakukan apa yang Ia perintahkan, dan kita segera menghentikan segala perbuatan yang Ia larang tetapi terus kita kerjakan.  

Ok, sekarang kita sudah ingat Alloh SWT, lalu apa yang harus kita kerjakan? 
 
Pertama, kita harus melakukan analisis terlebih dahulu, kita sebut proses ini sebagai analisis kebocoran. Biasanya, kebocoran itu terjadi di antara 10 lubang, yakni 10 Dosa Besar (10 DB). Untuk memudahkan Anda melakukan analisis ini, berikut ini saya berikan 10 pertanyaan yang perlu Anda jawab dengan sejujur-jujurnya, cukup jawab dalam hati saja, tidak perlu Anda kirim sms ke saya jawabannya.


  1. Pernahkah Anda pergi ke dukun, paranormal, tukang ramal, “orang pintar”, atau menyimpan benda-benda yang Anda anggap keramat?
  2. Pernahkah Anda meninggalkan sholat, tidak mengerjakan salah satu sholat lima waktu, atau selalu sholat di akhir waktu?
  3. Pernahkah Anda bermain judi, taruhan, mengadu binatang, atau mengirim sms undian berhadiah berkali-kali?
  4. Pernahkah Anda minum alkohol, bir, minuman keras lainnya, atau mengisap ganja/narkoba?
  5. Pernahkah Anda melakukan hubungan suami-istri di luar nikah?
  6. Pernahkah Anda menyakiti perasaan orang tua Anda, berkata-kata kasar kepada orang tua Anda, atau tidak mendoakan kebaikan untuk kedua orang tua Anda?
  7. Pernahkan Anda memakan sesuatu yang bukan hak Anda, dari hasil menipu, mencuri, menyakiti atau menzolimi orang lain, bunga dari bank atau bunga piutang orang lain kepada Anda, atau mengambil hak anak yatim?
  8. Pernahkah Anda memutuskan hubungan silaturrahmi dengan saudara, keluarga, tetangga, teman, atau orang lain?
  9. Pernahkan Anda membunuh, memfitnah, atau menggunjing orang?
  10. Anda jarang sekali bersedekah kepada fakir, miskin, dan anak yatim, atau sedekah Anda selama ini kurang dari 10% penghasilan Anda?
Jika Anda menjawab salah satu dari sepuluh pertanyaan di atas dengan jawaban “YA” atau “PERNAH”, maka di situlah letak kebocorannya. Kebocoran itu adalah dosa besar Anda kepada Alloh SWT yang mungkin telah membuat Ia murka kepada Anda. Inilah akar permasalahan sebenarnya, rezeki Anda seret bukan karena Anda tidak mampu bekerja dan menghasilkan uang, jodoh Anda jauh bukan karena wajah Anda yang tak rupawan, kesehatan Anda selalu terganggu bukan karena daya tahan tubuh Anda lemah, musibah sering Anda alami bukan karena Anda bernasib malang, tapi semua itu adalah karena ada yang bocor, Anda pernah melakukan salah satu dosa besar sehingga Alloh SWT belum bersimpati kepada Anda.

Setelah kita temukan akar permasalahannya, maka langkah kedua adalah kita tutup lubang yang bocor itu. Cara menutupnya adalah dengan bertobat kepada Alloh SWT. Teknisnya, Anda harus melakukan minimal 7 langkah melakukan Tobat. Apa saja ketujuh langkah itu? Akan kita bahas dalam postingan berikutnya. Keep reading.